Perbedaan Jintan Hitam (Habbatussauda) dengan Jintan Putih

Jintan ada beberapa jenis, antara jintan hitam (habbatussauda) dengan jintan putih yang biasa digunakan untuk bumbu masak memang berbeda. Nama latin dari habbtussauda adalah Nigella Sativa, berasal dari kelas Magnoliopsida, ordo Ranunculales, family Ranunculaceae, Genus Nigella. Sedangkan jintan putih atau dalam bahasa latinnya Cuminum Cyminum berasal dari kelas Magnoliopsida, Ordo Apiales, Famili Apiaceae, Genus Cuminum.

Kedua jenis jintan ini mempunyai kandungan yang berbeda, sehingga khasiatnya tentu berbeda pula. Jintan putih atau jintan atau cumin biasa digunakan untuk bumbu masak dengan aroma yang kuat dan rasa pedas.

Habbatussauda banyak dikenal dengan berbagai nama, diantaranya black seed, black caraway, black seed, natura seed, jintan hitam, black cumin, nigella sativa, kaluduru, dll. Digunakan sebagai herbal pengobatan sejak 2000-3000 tahun sebelum Masehi dan tercatat dalam banyak literatur kuno mengenai ahli pengobatan terdahulu seperti Ibnu Sina (980 – 1037 M), dan Al-Biruni (973-1048 M), Al-Antiki, Ibnu Qayyim dan Al-Baghdadi. Ibnu Sina adalah peneliti jenius dari Timur Tengah di bidang pengobatan yang namanya tercatat di semua buku sejarah pengobatan timur maupun barat, hidup antara 980 – 1037 M, telah meneliti berbagai manfaat Habbatussauda untuk kesehatan dan pengobatan. Ahli pengobatan Yunani kuno, Dioscoredes, pada abad pertama Masehi juga telah mencatat manfaat habbatussauda untuk mengobati sakit kepala dan saluran pernafasan.

Habbatussauda untuk pengobatan biasa digunakan dalam bentuk minyak, ekstrak dan serbuk. Adapun Rasululloh SAW mengkonsumsi habbatussauda yang dicampur dalam makanan dan dalam bentuk minyak. Allohu’alam bisshowab.

Wassalam.

Sumber : http://www.eramuslim.com

Iklan

JINTAN HITAM UNTUK KESEHATAN

Selama berabad-abad jintan hitam digunakan jutaan orang di Asia, Timur Tengah, dan Afrika untuk menjaga kesehatan. Minyak dan herbanya diyakini bisa mengobati penyakit yang berhubungan dengan sistem pernapasan, saluran pencernaan, gangguan lambung dan lever serta untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Dominique (36), warga Mampang Prapatan Jakarta Selatan, medio Januari silam, sakit batuk berkepanjangan. Ia mengaku tenggorokannya gatal bukan main. Obat batuk yang biasa dikonsumsi, tak lagi mempan.

Untunglah dari seorang praktisi kesehatan Totok Aura Dian Kenanga di kawasan Kemang, Dominique kemudian mendapat resep minyak jintan hitam, yakni satu sendok teh minyak jintan hitam dicampur dengan segelas kopi. Sehari dua kali, pagi dan malam, selama 2 hari, ia minum campuran itu. Hasilnya, Dominique tak lagi mengalami batuk berkepanjangan.

Lainnya, Patar (45), sudah sebulan mengalami alergi dingin. Bila kedinginan, pria yang tinggal di Bogor ini mengalami gatal-gatal di sekujur.tubuhnya. Ia lalu mengonsumsi 2 kapsul minyak jintan hitam, pagi dan malam. Tiga hari kemudian gatal-gatal itu pun sirna.

Dari Laut Tengah

Jintan hitam dipercaya berasal dari Mediterania (seputar Laut Tengah), sebelum tersebar ke berbagai belahan dunia, termasuk ke Asia. Bentuknya kecil berserabut, ukurannya tidak lebih dari 3 mm. Jintan hitam termasuk dalam keluarga buttercup (Ranunculaceae).

Ada dua jenis tanaman ini, yakni yang berwarna ungu kebiruan dan putih. Orang-orang di tanah Arab telah mengenal Jintan hitam lebih dari 2.000 tahun lalu. Mereka memanfaatkan tanaman ini untuk mengatasi berbagai gangguan kesehatan, misalnya sakit gigi, flu, nyeri sendi.

Di Arab, jintan hitam dikenal sebagai habbatus sauda (biji yang menyenangkan) atau habbatul baraka, artinya biji yang membawa berkah. Bagi kaum muslim, jintan hitam merupakan anugerah Allah. Anjuran Nabi Muhammad SAW untuk memanfaatkan jintan hitam tercatat dalam sebuah hadis.”Tetaplah berobat dengan Habbatus sauda karena sesungguhnya ia bisa mengobati semua penyakit, kecuali kematian.”

Tak heran, tanaman bemama Latin Nigella sativa L. ini masuk dalam daftar obat alami di buku Al-Tibb al-Nabawi atau pengobatan cara Nabi.

Keampuhan jintan hitam menyebar hingga Mesir, Yunani, dan India. Dalam kuburan Tutankhamen ditemukan narasi bahwa jintan hitam dipakai dokter pribadi Firaun sebagai bahan baku minyak dan salep untuk mengobati gangguan pencernaan. Cleopatra dan Nefertiti memakainya untuk merawat kulit agar tetap lembut.

Pada 460 SM, Hippocrates menyarankan penggunaan tanaman ini untuk membangkitkan vitalitas dan energi, kenyamanan, serta mengatasi kelelahan tubuh dan psikis. Dioscoredes, ahli fisika dari Yunani, diabad I melaporkan bahwa jintan hitam dipakai untuk mengobati sakit kepala, hidung tersumbat, sakit gigi, meningkatkan produksi ASI, dan menyembuhkan penyakit internis.

Tahun 980 M, Ibnu Sina dalam The Cannon of Medicine menyatakan Habbatus sauda sebagai perangsang tenaga dan membantu memulihkan kesegaran tubuh, menstimulasi energi, serta membantu penyembuhan dari kelelahan atau kurang semangat.

Kaya Gizi

Tahun 1960, Mahfouz dan Badr EI-Dakhakhny, peneliti Mesir, mengisolasi zat aktif nigellone dari minyak atsiri jintan hitam. Peneliti menemukan, dua minyak volatil (cenderung menguap pada suhu dan tekanan normal) dalam jintan hitam adalah nigellone dan thymoquinone.

Nigellone mencegah terjadinya kejang otot dan melebarkan saluran pernapasan, sehingga jintan hitam berkhasiat untuk penyakit pernapasan. Nigellone juga bersifat antihistamin, sehingga membantu mengurangi alergi, sedangkan thymoquinone berkhasiat antiradang dan antinyeri. Senyawa ini efektif untuk menggelontor racun tubuh.

Di tahun yang sama El-Dakhakhny melaporkan bahwa minyak jintan hitam memiliki kemampuan meredakan radang sendi. Penelitian di laboratorium mengungkapkan kandungan minyak nigellone dan thymoquinone dalam jintan hitam bersifat antileukimia. Penelitian lainnya, kedua unsur itu membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan efektif untuk mengobati asma dan batuk kering.

Riset di bidang AIDS dilakukan Dr. Haqpada di Departemen Biologi dan Pusat Penelitian Medis di Riyadh, Arab Saudi, tahun 1997. Hasilnya, jintan hitam mampu meningkatkan rasio sel T positif dan negatif menjadi 55 persen dengan 30 persen aktivitas pembunuh sel alamiah.

Sebuah literatur dari University of Potchefstroom (1989), Afrika Selatan, menjelaskan jintan hitam dapat meningkatkan kadar ASI pada ibu menyusui. Hal ini ditunjukkan oleh kombinasi lipid portion dan struktur hormon dalam habbatus sauda. Menurut Yellia Mangan, penulis buku Cara Bijak Menaklukkan Kanker, jintan hitam kaya akan nutrisi yang mendukung kekebalan tubuh, termasuk
interferon yang membantu penyembuhan kanker.

Tanaman bernama lain black seed ini juga kaya asam lemak tak jenuh dan asam lemak esensial (asam linoleik dan linolenik). Asam alfa -linolenik (omega 3) asam linoleik (omega6), merupakan substansi yang tidak dapat dibentuk di dalam tubuh, sehingga tubuh harus mendapat suplemen yang mengandung kedua asam tersebut.

Jintan hitam juga mengandung 15 macam asam amino, protein, karbohidrat, minyak volatil dan crude fiber. Kandungan vitamin dan mineralnya meliputi kalsium, potasium, besi, magnesium, selenium, vitamin A, B1, B2, B6, C, E dan niacin. Black seed juga mengandung arginine, yang penting pada masa pertumbuhan balita.

Dari Batuk Kering Hingga Kanker
Jintan hitam yang juga dikenal sebagai black car away, black seed, black cumin, shonaiz (Iran), kolonji (Afrika), telah diproduksi dalam bentuk minyak maupun bubuk.

Berikut beberapa resep yang ditawarkan Dian Salma dari klinik Dian Kenanga dan herbalis Yellia Mangan:

1. Batuk kering
Bahan : Minyak jintan hitam, air kopi.
Cara : Campur satu sendok teh minyak jintan hitam ke dalam segelas air kopi. Minum 2 kali sehari.

2. Diabetes
Bahan : 1 mangkuk jintan hitam, 1 mangkuk minyak jintan hitam, 1/2 sendok kulit buah delima.
Cara : Hancurkan semua bahan hingga menjadi bubuk. Ambil setengah sendok ramuan tersebut lalu campur dengan minyak jintan hitam. Minum sebelum sarapan selama sebulan.

3. Flu
Bahan : Minyak jintan hitam
Cara : Teteskan 3-4 tetes minyak jintan hitam ke dalam lubang hidung untuk mengurangi penyumbatan pada hidung.

4. Diare
Bahan : Minyak jintan hitam
Cara : Campur 1 sendok makan minyak jintan hitam dengan semangkuk yoghurt. Minum campuran tersebut 2 kali sehari selama tiga hari.

5. Melancarkan ASI
Bahan : 250 g biji jintan hitam, 250 g madu murni.
Cara : Campur biji jintan hitam dan mafu, aduk sampai rata. Minum 2 sendok makan bersama 1 sendok teh minyaknya setiap hari.

6. Rematik
Bahan : Minyak jintan hitam
Cara : Hangatkan sedikit minyak jintan hitam, gosok secara perlahan di bagian tubuh yang terkena rematik. Untuk mempercepat penyembuhan, minum 1 sendok teh minyak jintan hitam 3 kali sehari.

7. Alergi
Bahan : Minyak jintan hitam
Cara : Minum 1 sendok teh minyak jintan hitam 2 kali sehari.

8. Hipertensi
Bahan : Biji jintan hitam, bawang putih, air panas.
Cara : Masukkan 1 sendok teh jintan hitam ke dalam air panas dengan 2 ptotong bawang putih. Minum airnya setiap pagi sebelum sarapan.

9. Sakit gigi
Bahan : Cuka apel, jintan hitam
Cara : Didihkan 8 ons cuka apel dan 2 sendok teh biji jintan hitam. Ramuan tersebut dipakai untuk kumur-kumur sampai sakitnya hilang.

10. Asma
Bahan : Minyak jintan hitam
Cara : Oleskan minyak jintan hitam di dada dan punggung. Atau campurkan 1 sendok teh minyak jintan hitam ke dalam air mendidih dan hirup uapnya dua kali sehari.

11. Kanker
Bahan : 2-3 g biji jintan hitam, masing-masing 10 g daun sambiloto, temulawak, kunyit, temu putih, temu mangga, ciplukan dan meniran.
Cara : Cuci bersih temulawak, kunyit, temu putih, temu mangga, lalu parut. Hasil parutan tadi dicampur dengan ciplukan, meniran, daun sambiloto. Rebus dengan 2 gelas air hingga tersisa 1,5 gelas. Hancurkan biji jintan hitam hingga halus. Selanjutnya campurkan bubuk biji jintan hitam ke dalam ramuan. Minum ramuan 3 kali sehari, masing-masing 1/2 gelas

Semoga berkenan

Matur nuwun

Hayu ning bawono

Komentar-komentar :

gandung
Presidium

Jumlah posting: 1612
Age: 23
Lokasi: Cawang Baru – Jakarta Timur – Indonesia
Points:
Points: 222
Reputation: 9
Registration date: 14.03.08

Subyek: Re: Khasiat Jinten Hitam (Temu Ireng)   Thu Dec 11, 2008 6:57 pm

nak iki cocok kang akuw…. wis enen buktine masalah’e
_________________
Klik untuk ## Laporin Topix yang salah masuk / OOT ##


mohon maaf kalo banyak topik yang hilang, karena sudah ada peraturan & tempat topik masih saja salah posting (langsung dihapus, capek mindah’in)

SAPTO SARDIYANTO
Camat

Jumlah posting: 2473
Lokasi: JAKARTA
Points:
Points: 33
Reputation: 1
Registration date: 24.05.08

Subyek: Re: Khasiat Jinten Hitam (Temu Ireng)   Fri Dec 12, 2008 1:20 pm

wah sip suwun
_________________
Betapa manisnya bersama – MU walau hidup ini pahit
asal Engkau ridha mesti semua orang marah sengit
alangkah baiknya jika antara aku dan Engkau makmur
walaupun antara diriku dan seluruh alam ini hancur
jika kasih sayang-MU telah hadir semuanya jadi hina
karena setiap yang diatas tanah akan menjadi tanah
(Enjoy Your life : Dr.M Al areifi)

jati
KorLap

Jumlah posting: 169
Age: 27
Lokasi: Rawamangun-Bintaro-Ponjong
Points:
Points: 31
Reputation: 0
Registration date: 04.11.08

Subyek: Re: Khasiat Jinten Hitam (Temu Ireng)   Fri Dec 12, 2008 6:50 pm

Wah jinten/habbatussauda ki ternyata temu ireng to. Mosok seeh….

abidbida
Warga

Jumlah posting: 1
Age: 33
Lokasi: surabaya
Points:
Points: 1
Reputation: 0
Registration date: 07.08.09

Subyek: jinten hitam itu bukan temu ireng   Fri Aug 07, 2009 11:16 am

Ki Sosro Harjono, mohon maaf sebelumnyaber awal dari pencarian ramuan penambah nafsu makan da kebetulan langsung fokus pada rempah-rempah yang berinisial TEMU IRENG (bhs jawa) maka saya tertarik untuk masuk situsnya kaum WONOSARI yang artikel-artikelnya banyak bermanfaat bagi keilmuan kita.
dan ada keinginan hati ‘kawulo’ untuk memberanikan diri membetulkan kesalah pahaman tentang jinten hitam dan temu ireng.

sepengetahuan ‘kawulo’, jinten hitam itu bentuknya kecil-kecil, miji-miji seperti biji padi, bisa dilihat disini http://rayakawula.files.wordpress.com/2009/07/pic32d0b.jpg
sedangkan biji atau buah temu ireng bentuknya besar sekali sebesar rimpang jahe, gambarnya dapat dilihat disini http://2.bp.blogspot.com/_zGkhaDbktxI/SHoYGh6blUI/AAAAAAAAACg/IowtiULzh1U/s200/temu_hitam.jpg

semoga menambah wawasan kita

gandung
Presidium

Jumlah posting: 1612
Age: 23
Lokasi: Cawang Baru – Jakarta Timur – Indonesia
Points:
Points: 222
Reputation: 9
Registration date: 14.03.08

Subyek: Re: Khasiat Jinten Hitam (Temu Ireng)   Tue Aug 11, 2009 12:21 pm

e’ ngono to kang….
suwun nak ngono lagi ngerti akuw….
_________________
Klik untuk ## Laporin Topix yang salah masuk / OOT ##


mohon maaf kalo banyak topik yang hilang, karena sudah ada peraturan & tempat topik masih saja salah posting (langsung dihapus, capek mindah’in)

Yuli Purwaningsih
KorLap

Jumlah posting: 151
Age: 36
Lokasi: jogjakarta
Points:
Points: 169
Reputation: 3
Registration date: 13.09.09

Subyek: Re: Khasiat Jinten Hitam (Temu Ireng)   Fri Sep 25, 2009 3:30 pm

hehehhee….. buat kang sosro….. Informasinya bagus dan bermanfaat, tuh ada masukan dari temen abidbida yang sekalian memberikan gambarnya. Mbok diposting sekalian gambarnya biar bisa langsung dilihat di ha

—0O0—

Source : http://www.wonosari.com

4 judul tentang Jinten Hitam

Biji Jintan Bisa Atasi Berbagai Penyakit

JAKARTA – Biji jintan atau lazimnya disebut “jintan hitam” ternyata mengandung berbagai manfaat yang dapat digunakan sebagai obat penawar berbagai penyakit. Dilihat dari warnanya, wajar jika ia disebut hitam, karena memang ia termasuk jenis biji-bijian yang memang berwarna hitam, bentuknya seperti wijen.
Apa yang menyebabkan jintan begitu bermanfaat dalam mengatasi berbagai penyakit? Hal ini disebabkan karena pada jintan hitam terkandung senyawa fosfat, zat besi, fosfor, karbohidrat, dan minyak yang mengandung banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Menurut penelitian kadar minyak tersebut mengandung sekitar 28%.
Jintan hitam juga mengandung antibiotika yang berguna untuk membasmi virus, kuman, dan bakteri. Terdapat pula “karotena” yang dapat berfungsi sebagai antikanker, hormon-hormon seks yang menguatkan, menyuburkan dan membuat semangat, zat pendorong produksi air seni dan empedu serta enzim-enzim pencerna dan anti keasaman. Selain itu jintan hitam pun mempunyai zat penenang sekaligus penyemangat.
Adapun beberapa manfaat dalam mengatasi berbagai penyakit dengan menggunakan biji jintan hitam adalah mencegah rambut rontok, menghancurkan dan melarutkan batu, luka memar, mencegah diare, atasi sakit kepala dan atasi segala jenis penyakit kulit, mengatasi sakit gigi, amandel, dan pangkal tenggorokan, serta susah buang air kecil. Terakhir sebagai obat jerawat.
(budi imansyah s, penulis adalah anggota HAKLI ).

Source :  http://www.sinarharapan.co.id/berita/0610/06/ipt03.html

JINTAN HITAM YANG MENAKJUBKAN

Begitu besar khasiatnya, jintan hitam juga diberi sebutan Habbatul baraka, karena membawa berkah kesembuhan bagi manusia. Para ilmuwan pun ramai-ramai meneliti keampuhannya. Ingin tahu hasilnya ?

ANDA tentu kenal jintan atau jintan putih yang dipakai untuk membuat bumbu opor, gulai, dan kari. Nah, jintan hitam yang menjadi pembicaraan hangat belakangan ini, tidak mirip sama sekali dalam bentuk, rasa (kalau digigit) maupun kegunaannya dengan jintan putih. Jangan terkecoh, memang jintan hitam yang dipakai sebagai obat, bukan kerabat jintan yang selalu hadir sebagai bumbu dapur kita.

Mengapa jintan hitam direkomendasikan sebagai obat mujarab untuk begitu banyak penyakit? Betulkah begitu besar khasiat si biji hitam ini?

Kalau ditelurusuri sejarahnya, jintan hitam yang dikenal sebagai habbatus sauda atau biji yang menyenangkan, sudah dikenal dan dipakai selama lebih dari dua ribu tahun oleh orang-orang di jazirah Arab. Nama lainnya adalah babbatul baraka, biji yang membawa berkah, karena bagi orang muslim, jintan hitam merupakan anugerah yang membawa berkah, karena bagi orang muslim, jintan hitam merupakan anugerah Allah bagi manusia. Anjuran Nabi Muhammad SAW untuk memakai jintan hitam pun dicatat dalam sebuah hadits yang berbunyi : “Tetaplah berobat dengan habbatus sauda karena sesungguhnya ia bisa mengobati semua penyakit kecuali kematian.”
Tidak heran jika biji hitam ini juga masuk dalam daftar obat alamiah dam buku Al-Tibb al-Nabawi (Pengobatan cara Nabi).

Tapi bukan di jazirah Arab saja, habbatus sauda ini dimanfaatkan. Ketenarannya telah menyebar sampai ke Mesir, Yunani, dan India. Dalam kuburan Tutankhamen ditemukan jintan hitam yang dipakai oleh para dokter pribadi Firaun sebagai minyak dan salep yang mengobati gangguan pencernaan. Cleopatra dan Nefertiti memakainya untuk merawat kelembuatan kulit mereka. Dalam Kitab Perjanjian Lama (Isaiah 28:25,27NKJV), dijelaskan cara memanen jintan hitam. Tak kurang dari Hipokrates, bapak ilmu kedokteran modern, menyarankan jintan hitam untuk membangkitkan vitalitas dan energi serta mengatasi kelelahan fisik dan mental.

Di Persia, tabit Ibn Sina (980-1037) yang dikenal dan dihormati di Barat sebagai Avicenna, memuji kekhasiatan jintan hitam atau biji hitam. Dalam The Canon of Medicine, yang merupakan buku paling tebal yang pernah ditulis oleh satu orang dan dianggap sebagai tonggak bersejarah dalam ilmu pengobatan manusia, Ibn Sina memuji kekhasiatan biji hitam sebagai obat yang bisa menstimulasi energi tubuh dan menghilangkan rasa letih dan lesu. Ibn Sina juga merekomendasikan biji hitam untuk demam, sakit kepala, sakit gigi, dan pilek. Juga sebagai obat untuk mengatasi sakit kulit, luka dan iritasi, sebagai antijamur, obat cacing, dan parasit.

Lebih ke Timur lagi, biji hitam yang disebut kalonyi ini dimanfaatkan di India untuk mengobati gangguan dan disfungsi pencernaan selain untuk meningkatkan metabolisme. Dalam Ayurveda, ilmu pengobatan tradisional India, biji hitam dimanfaatkan untuk mengatasi gangguan saraf, anorexia, dan masalah kandungan. Biji hitam juga dipakai untuk memperbaiki suasana hati, memberi stimulasi metabolisme, dan menjaga keseimbangan tubuh.

Mengenal lebih dekat Jintan Hitam

Habbatus Sauda atau habbatul baraka, yang dikenal dengan sebutan jintan hitam di Indonesia, mempunyai nama latin Nigella sativa L. dan termasuk keluarga Buttercup (Ranunculaseae). Nama-nama lainnya adalah black caraway, black seed dan black cumin. Di Persia (sekarang Iran) disebut shonaiz dan di Turki corekotu siyah.

Tanaman perdu yang mencapai tinggi 30-60 cm ini mempunyai daun yang halus dan bunga berwarna kebiru-biruan atau putih. Di dalam bunganya inilah terdapat biji-biji hitam yang digunakan sebagai herba.

Ir Sulfrida Yulianti, ahli pertanian yang telah menulis buku panduan tentang jintan hitam Sembuhkan Penyakit dengan Habbatus Sauda menjelaskan bahwa ada 4 varietas, “Baladi dari Mesir yang bijinya relatif besar dan hitam pekat, Siri dari Saudi Arabia yang bijinya lebih lembut tapi hitam pekat juga, lalu ada Hindi dan Habbat yang warna bijinya abu-abu masing-masing dari India dan Yaman.

“Di Indonesia jintan hitam sulit optimal tumbuhnya, karena butuh dataran 700 meter di atas permukaan laut,” lanjutnya. Karena itu untuk memproduksi minyak jintan hitam, Ir Edy Junaedi, yang juga pasangan Ir. Sulfrida Yulianti dalam menulis buku, memakai biji hitam yang diimpor dari Mesir.

Bentuk biji hitam ini lebih mirip biji wijen daripada jintan, Meski tidak berbau, jika dipecah jintan hitam mengeluarkan aroma khas mirip oregano. Kalau digigit terasa renyah, agak pedas serta panas, dan sedikit pahit.

Di jazirah Arab orang telah terbiasa menggunakan jintan hitam dalam kehidupan sehari-hari untuk mengatasi berbagai penyakit dan ganguan kesehatan dari sakit gigi, nyeri otot, sampai flu. Di Eropa sudah menjadi tradisi untuk menaburkan atau mencampurkan biji hitam ke dalam adonan roti. Biji hitam juga dipres dan diambil minyaknya serta dimanfaatkan untuk berbagai keperluan. Minyak ini dipakai secara luas dan kehidupan sehari-hari orang Mesir sebagai lotion untuk perawatan kulit dan untuk mengatasi gangguan pencernaan. Dalam dunia farmasi modern, minyak biji hitam telah dipakai untuk membuat berbagai formula medis.

Di Indonesia jintan hitam baru mulai dikenal beberapa tahun yang lalu. “Pemakai paling banyak adalah dari kalangan pesantren,” kata Ir Sulfrida Yulianti. Ini bisa dimaklumi mengingat herba ini dianjurkan oleh Nabi Muhamad SAW, dan telah menjadi bagian dari keyakinan agama Islam.

Benarkah berkhasiat?

Tertarik pada khasiat biji hitam untuk pencegahan dan pengobatan yang begitu komprehensif, mulai tahun 1959 lebih dari 200 universitas dari Mesir, Jordania sampai Eropa dan Amerika Serikat telah melakukan penelitian untuk mengungkap efektivitas pemakaian tradisional biji hitam untuk pengobatan.

Di tahun 1959, dua orang peneliti Mesir yang terkemuka, Mahfouz dan El-Dakhakhny, mengisolasi zat aktif negellone dari minyak atsiri biji hitam. Kemudian ditemukan bahwa dua minyak volatile (cenderung menguap pada suhu dan tekanan normal) yang utama dalam biji hitam adalah nigellone dan thymoquinone.

Nigellone mencegah terjadinya kejang otot dan melebarkan saluran pernapasan sehingga biji hitam mujarab untuk pernafasan penyakit pernapasan. Nigellone juga bersifat antihistamin sehingga membantu mengurangi alergi. Sedang thymoquinone berkhasiat antiradang dan juga anti nyeri (analgesik). Senyawa ini merupakan antioksidan yang ampun dan efektif menggelontor racun tubuh. Kedua senyawa yang bekerja secara sinergis ini membuat biji hitam sangat dianjurkan untuk mengobati gangguan pernapasan. Selain itu biji hitam merupakan alternatif yang sehat bagi alergi yang ingin bebas dari obat yang mengandung kortikostreroid yang biasa diresepkan untuk mengatasi alergi.

Penelitian lain menemukan bahwa minyak esensial biji hitam bersifat anti mikroba dan sangat efektif untuk memberantas cacing dalam saluran pencernaan. Sedangkan penelitian laboratorium di Jordania dan Amerika Serikat mengungkapkan bahwa kandungan minyak volatile nigellone dan thymoquinone dalam biji hitam bersifat anti leukemia. Penelitian-penelitian lainnya menemukan bahwa kedua unsur tersebut membantu meningkatkan system kekebalan tubuh dan efektif untuk mengobati asma dan batuk kering.

Secara keseluruhan ada lebih dari 100 nutrien yang mendukung kekebalan tubuh dalam biji hitam, termasuk interferon yang membantu penyembuhan kanker. Biji hitam merupakan sumber protein, asam amino esensial, dan mengandung banyak vitamin dan mineral. Ada 15 macam asam amino termasuk 9 asam amino esensial yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh dalam jumlah yang cukup sehingga biji hitam boleh dipertimbangkan sebagai sumber protein yang signifikan. Kandungan vitamin dan mineralnya meliputi kalsium, potassium, besi, zinc, magnesium, selenium, vitamin A, vitamin B, vitamin B2, niacin dan vitamin C.

Memanfaatkan Jintan Hitam

Secara tradisional, jintan hitam telah dipakai di Timur Tengah, India dan Asia Tenggara (Malaysia dan Indonesia) untuk mengobati berbagai penyakit. Di Indonesia jintan hitam telah diproduksi dalam bentuk minyak dan bijinya dibuat ramuan yang dikapsulkan. Perlu ditekankan bahwa pemakaian jintan hitam dalam jangka waktu lama harus dilakukan di bawah pengawasan seorang dokter naturopati atau ahli herba.

Batuk dan asma
Oleskan minyak jintan hitam pada dada dan punggung.
Campur 1 sendok the minyak jintan hitam dalam air mendidih dan hirup uapnya dua kali sehari.
Minum ½ sendok teh minyak jintan hitam setiap hari pada pagi hari.

Diabetes
Campur 1 gelas (250ml) biji jintan hitam dengan 1 gelas (250ml) biji selada air (watercress seed) atau biji mustard, ½ gelas (125 ml) kulit buah delima dan ½ gelas fumitory (Fumari officinalis, LINN). Haluskan lalu konsumsi ½ sendok teh campuran bubuk ini dengan 1 sendok teh minyak jintan hitam setiap hari sebelum sarapan selama 1 bulan.

Sakit mata dan ganguan penglihatan
Usapkan minyak jintan hitam pada kelopak mata dan sekeliling bola mata setengah jam sebelum tidur, Minum 1 gelas (250 ml) jus wortel yang diberi 1 sendok makan minyak jintan hitam. Lihat perkembangannya setelah satu bulan.

Nyeri tulang belakang dan rematik
Hangatkan sedikit minyak jintan hitam dan gosok perlahan daerah yang terkena rematik. Selain itu minum 1 sendok teh minyaknya 3 kali sehari.

Diare
Campur 1 sendok teh minyak jintan hitam dengan 1 gelas (250 ml) yogurt (plain/polos). Minum dua kali sehari.

Batuk kering
Campurkan satu sendok teh minyak jintan hitam ke dalam seduhan kopi Anda. Minum dua kali sehari.

Flu dan sinus
Teteskan 3 sampai 4 tetes minyak jintan hitam ke dalam kedua lubang hidung untuk mengurangi penyumbatan pada hidung.

ASI
Campur 250 gr biji jintan hitam dan 250 gr madu murni, aduk. Minum 2 sendok makan bersama 1 sendok teh minyaknya setiap hari.

Rambut menipis dan beruban
Gosok kulit kepala dengan lemon, diamkan 15 menit, bilas dengan bilas dengan air dan shampoo lalu keringkan. Setelah itu gosokkan minyak jintan ke seluruh kulit kepala. Lakukan selama beberapa minggu.

(Agustiana Tula Juwita/Anggota 2003060050 diambil dari Majalah Nirmala November 2006)

« Obat-obatan Tradisional Alami Khasiat Madu »

—///—

MENGENAL MANFAAT JINTAN HITAM

Jintan merupakan tanaman rempah yang termasuk kedalam famili Ranunculaceae. Jenis yang banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari adalah jintan putih (Cuminum cyminum L), Jintan Manis (Pimpinella anisum L) dan Jintan Hitam (Negella Sativa L). Jintan Putih dan Jintan manis yang juga dikenal dengan nama adas manis banyak digunakan sebagai bumbu masakan atau bahan tambahan jamu-jamuan, namun jintan hitam selain berfungsi sebagai bumbu masak juga lebih banyak dikenal masyarakat sebagai tanaman obat tradisional yang cukup banyak mengandung khasiat dan manfaat dan sangat berpotensi untuk dikembangkan.

Jintan hitam dipercaya berasal dari Mediterania (seputar Laut Tengah), sebelum tersebar ke berbagai belahan dunia, termasuk ke Asia. Bentuknya kecil berserabut, ukurannya tidak lebih dari 3 mm, dapat tumbuh sampai pada ketinggian 1100 m dari permukaan laut. Biasanya ditanam di daerah pegunungan ataupun sengaja ditanam dihalaman atau ladang sebagai tumbuhan rempah-rempah. Daerah sentra produksi Jintan di Indonesia adalah Sumatera dan Jawa serta di berbagai daerah lainnya.

Klasifikasi dari Jintan hitam adalah sebagai berikut :

Kingdom : Plantae
Divisio : Magnoliophita
Class : Magnoliopsida
Family : Ranunculaceae
Genus : Nigella
Species : Nigella sativa. Linn

Jintan hitam berwarna ungu kebiruan atau putih, termasuk tanaman terna setahun, berbatang tegak, berusuk dan berbulu kasar. Daun bentuk lansep, panjang 1,5-2 cm. Bunga berwarna kuning. Buah bulat telur atau bulat. Biji hitam berbentuk kerucut.

Bentuk luar dari Jintan hitam adalah : biji agak keras, menyerupai kerucut ganda dengan kedua ujungnya meruncing, kerucut yang satu lebih pendek dari yang lain, bersudut 3 sampai 4, panjang 1,5 mm sampai 2 mm, lebar lebih kurang 1 mm ; permukaan luar berwarna hitam kecoklatan, hitam kelabu sampai hitam, berbintik-bintik, kasar, berkerut, kadang-kadang dengan beberapa rusuk membujur atau melintang. Pada penampang melintang biji terlihat kulit biji berwarna coklat kehitaman sampai hitam, endosperm berwarna kuning kemerahan, kelabu, atau kelabu kehitaman ; lembaga berwarna kuning pucat sampai kelabu.

kulit biji : Epidermis luar terdiri dari selapis sel yang termampat, bentuk memanjang, kadang-kadang berupa papila pendek, dinding tipis, warna coklat muda atau coklat kehijauan.

Nama simplisia jintan hitam adalah Nigellia sativae Semen, Melanthii Semen, atau biji jintan hitam.

Penggunaan jintan hitam sebagai obat-obatan telah dilakukan jutaan orang di Asia, Timur Tengah, dan Afrika untuk menjaga kesehatan.

Khasiat utamanya adalah bersifat sebagai diuretik dan karminatif.

Masyarakat di Timur Tengah telah mengenal Jintan hitam yang disebut sebagai habbatus sauda (biji yang menyenangkan) atau habbatul baraka, artinya biji yang membawa berkah lebih dari 2.000 tahun lalu. Mereka memanfaatkan tanaman ini untuk mengatasi berbagai gangguan kesehatan,misalnya sakit gigi, nyeri sendi dan flu. Minyak dan herbanya diyakini bisa mengobati penyakit yang berhubungan dengan sistem pernapasan, saluran pencernaan, gangguan lambung dan lever serta untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Biji jintan hitam antara lain mengandung minyak atsiri, minyak lemak, dan saponin. Kandungan lainnya adalah melantin, zat pahit nigelin, nigelon, dan timokinon. Minyak atsiri pada umumnya bersifat anti bakteri, anti peradangan dan menghangatkan perut.

Jintan hitam juga mengandung karotin yang dapat berfungsi sebagai antikanker, hormon seks alamiah, zatpendorong produksi airseni dan empedu serta enzim-enzim pencerna dan anti keasaman. Selain itu jintan hitampun mempunyai zat penenang sekaligus penyemangat.

Prof. G. Reitmuller, Direktur Institut Ilmunologi Universitas Munich berpendapat bahwa jintan hitam dapat meningkatkan jumlah cells T yang dapat meningkatkan sel-sel pembunuh alami. Keampuhan ekstrak Nigella ini, diakui oleh dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan dapat digunakan sebagai bioregulator. Dengan demikian, Nigella dapat dijadikan obat untuk penyakit yang menyerang kekebalan tubuh, seperti kanker dan AIDS. Meningkatkan Kadar Testoteron pada laki-laki.

Khasiat lainnya adalah mengurangi berat badan dan lingkar perut, menurunkan tekanan darah, gula darah puasa, trigiliserida dan kolesterol HDL, asam urat, adiponektin, dan high sensitive C-reactive protein (hs-CRP).

Written by Diratpahgar

—///—

KHASIAT JINTAN HITAM

Di Arab, jintan hitam (Nigella sativa L) atau yang lebih dikenal sebagai Habbatus Sa’uda (biji yang menyenangkan) atau Habbatul Baraka (biji yang membawa berkah). Bagi kaum Muslim, jintan hitam merupakan anugerah Allah. Anjuran Nabi Muhammad SAW untuk memanfaatkan Habbatus Sa’uda tercatat dalam sebuah hadist,: ” Tetaplah berobat dengan Habbatus sa’uda, karena sesungguhnya ia bisa mengobati semua penyakit, kecuali kematian”.
Keampuhan Habbatus Sa’uda menyebar hingga Mesir, Yunani dan India. Dan dalam kuburan Tutan khamen ditemukan narasi bahwa Habbatus Sa’uda dipakai oleh dokter pribadi Firaun sebagai bahan baku minyak dan salep untuk mengobati gangguan pencernaan. Cleopatra dan Nefertiti memakainya untuk merawat kulit agar tetap lembut.

Nah, ini dia KANDUNGAN dan KHASIAT Habbatus Sa’uda setelah dilakukan beberapa riset ilmiah untuk mengungkapkan kebenaran hadist Nabi SAW, diantaranya oleh Prof. El Dakhany dari Microbiologi Research Center Arabia, Dr. Michael Tierra L. AC. O MD, Pharmachology Research Laboratory, Departement Pharmacy King College London, dll.

1. MENGUATKAN SISTEM KEKEBALAN
Habbatus Sa’uda ini dapat meningkatkan jumlah sel-sel T , yang baik untuk meningkatkan sel-sel pembunuh alami. Efektivitasnya hingga 72% jika dibandingkan dengan Plasebo yang hanya berdaya efektif 7%. Jadi, dengan mengkonsumsi jintan hitam dapat meningkat kekebalan tubuh dan sebagai BIOREGULATOR.

2. MENINGKATKAN DAYA INGAT, KONSENTRASI DAN KEWASPADAAN
Kandungan asam linoleat(omega 6 dan omega 3), merupakan nutrisi bagi el otak yang berguna untuk meningkatkan daya ingat dan kecerdasan. Habbatus Sa’uda juga dapat memperbaiki peredaran darah ke otak dan sangat cocok diberikan pada anak usia pertumbuhan serta lansia.

3. MENINGKATKAN BIOAKTIVITAS HORMON
Hormon adalah zat aktif yang dihasilkan oleh kelenjar endrokin, yang masuk dalam peredaran darah. Salah satu kandungan Habbatus Sa’uda adalah Sterol yang berfungsi mensintesa dan bioaktivitas hormon.

4. MENETRALKAN RACUN DALAM TUBUH DAN MENGATASI GANGUAN TIDUR SERTA STRES
Kandungan Saponin yang terdapat pada Habbatus Sa’uda dapat menetralkan racun dan membersihkan racun dalam tubuh. Misalnya gejala ringan keracunan seperti diare, pusing, gangguan pernafasan dan penurunan daya konsentrasi. Selain itu, berfungsi seperti Kortikosteroid yang dapat mempengaruhi karbohidrat, protein, lemak serta mempengaruhi fungsi jantung, ginjal, otot tubuh dan syaraf. serta dapat mempertahankan diri dari perubahan lingkungan, insomnia, dan dapat menghilangkan stres.

5. ANTI HISTAMIN
Minyak yang dihasilkan oleh Habbatus Sa’uda dapat mengisolasi Ditymoquinone sebagi reaksi alergi oleh jaringan tubuh pada penderita asma broncial.

6. MELANCARKAN ASI DAN TAMBAHAN NUTRISI PADA IBU HAMIL DAN BALITA
Kombinasi bagian lemak tidak jenuh dan struktur hormonal yang terdapat dalam minyak Habbatus Sa’uda dapat melancarkan ASI. Penelitian ini dipublikasikan dalam literatur penelitian di Universitas Potchestroom. Kandunagn omega 3, 6, dan 9 yang terdapat dalam Habbatus Sa’uda juga merupakan nutrisi yang membantu perkembangan jaringan otak balita dan janin.

7.ANTI TUMOR
Pada Kongres Kanker International di New Delhi, minyak Habbatus Sa’uda diperkenalkan ilmuwan kanker Immunobilogi LAboratory California Selatan, bahwa Habbatus Sa’uda dapat merangsang sumsum tulang dan sel-sel kekebalan. Inferonnya menghasilkan sel-sel normal terhadap virus yang merusak sekaligus menghancurkan sel-sel tumor dan meningkat antibodi.

by WarWagon manokwari » Fri Jan 23, 2009 2:25 pm

trus cara makan or minume gimana????
itu berupa serbuk ya???

by atma » Sun Feb 01, 2009 3:17 pm

ada yang serbuk ada yang minyak…tapi kata dosenku yang uda lama konsumsi…lebih bagus yang minyak mas karena lebih banyak nyerapnya…

ada kok minyak habbatus sa’uda..
tapi gak tau kl di manokwari sana ada ato ga? krn yg lagi booming di papuakan buah merah sama rumah semut yak!!

by WarWagon manokwari » Tue Feb 17, 2009 12:24 pm

atma wrote:ada yang serbuk ada yang minyak…tapi kata dosenku yang uda lama konsumsi…lebih bagus yang minyak mas karena lebih banyak nyerapnya…

ada kok minyak habbatus sa’uda..
tapi gak tau kl di manokwari sana ada ato ga? krn yg lagi booming di papuakan buah merah sama rumah semut yak!!

iya disini ada sarang semut & minyak buah merah…Mau beli?? or sapa ajalah yang beli, tak kirim dari sini…

Source: http://www.iyoiye.com/forum/viewtopic.php?f=50&t=451