ANNE AVANTIE Si Perancang !!!

 

“Hidup itu seperti permainan kartu.  Kalau kita mendptkan kartu-kartu yg bagus, tugas kita hanya memainkan saja.  Tapi kalau kita mendptkan kartu-kartu buruk, kita HARUS memainkan kartu-kartu buruk itu dg baik dan STRATEGI yg Tepat.  Yang menjadi Pemenang , TIDAK selalu si pemilik kartu bagus”, tulis Anne Avantie, perancang kebaya adibusana terkemuka Indonesia, dlm catatan hariannya.
“Di tahun 1990 jelas aku tidak memikiki kartu-kartu bagus.  Senjataku CUMA Strategi, bagaimana setiap hari dg usaha persewaan Griya Busan Permatasari dpt tetap bertahan.”
Saat itu, Anne yg baru membina keluarga , dg modal 3 mesin jahit tanpa dinamo, membuat koleksi baju-baju dance group utk disewakan.  Mulai dari kostum tari, sepatu sampai aksesori2nya.  Semua hidup punya cerita dan Anne Avantie py cerita yg indah.  Seindah karya rancangannya yg UNIK, artistik, sopisticated.  Karya Anne Avantie bukan cuma indah, tapi terasa ada sesuatu yg LAIN, ada rohnya.  Anne Avantie Lewat rancangannya membuktikan, yg keluar dr hati akan menyentuh hati.

Kalau teringat masa itu, aku ingin tetawa.  Aku sangat ngawur membuat apa pun.  Mencelup tulle dari pasar Klewer menjd aneka warna.  Mewarnai sepatu kets warna putih menjd warna apa saja sesuai tema perlombaan saat itu. Kalau tema loba tari berganti, aku celup semuax dg minyak tanah & pemutih.  Aku jemur dan diwarnai lagi, begitu seterusx.
Maka aku sujud bersyukur pada Sang MAHA Guru yg tanpa sadarku telah jauh-jauh hari membekali ‘kawruh’  pdku.  Aku telah dimatangkan oleh keadaan dan keterbatasan yg membawaku menuju suatu pengalaman…..
Cerita ttg persewaan kostum tari  mengingatkanku pd proses pewarnaan yg gagal.  Semakin sering aku gagal mencampur warna, aku justru menemukan warna-warna baru yg tak terduga.  Proses itu melatih kepekaanku terhdp suara Sang MAHA Guru, utk BERANI menghadapi tantangan.  Wejangan Sang MAHA Guru mengingatkanku utk memperluas imajinasi.

“Imajinasi itu sangat tidak terbatas, bahkan SELUAS langit & bumi sedangkan pengetahuan sangat terbatas.”

CATATAN HARIAN ANNE AVANTIE, Perancang genius dan rendah hati


“Hati yg Bersih, Jernih, Pikiran Bening Biasanya Diberi Kemudahan Mendptkan Ilham”

Aku tidak pernah mengerti kapan aku menjadi desainer…  Ketika itu aku diberi kesempatan merasakan terlibat dalam sebuah fashiaon show 1989, di panggung kecil di sebuah tempat latihan sepatu roda.  Aku memeragakan bbrpa koleksi.  Sebuah panggung yg memberiku kebanggaan sesaat. Setelah tepuk tangan menggema.

Seorang MC memanggil namaku.
‘Inilah dia desainer kita Anne Avantie’
Hari itulah aku menjd desainer karena panggilan seorang MC.
Jadilah aku DIKENAL sebgi seorang desainer….
Masuklah aku menjd salah satu desainer Jawa Tengah.
Waktu itu kusadari Talentaku spt setetes air di samudra
diantara rekan-rekan yg piawai menggerakkan pena,
membuat sketsa
design di atas kertas putih.

Aku termangu krn tahu, aku tidak bisa spt mereka.
Semangatku sedikit memudar…
Aku mengerti bhw aku harus mempunyai angan-angan yg TINGGI
walau utk mencapaix ada ujian yg membelenggu jiwa.  Tetapi
batinku penuh keyakinan bhw aku dpt mencapaix.  Dengan tidak
melewatkan kesempatan-kesempatan kecil….
Karena melalui kesempatan-kesempatan kecil yg AKU MAKSIMALKAN,
AKAN NENGHANTARKAN AKU MENJADI BESAR.”

Semua kesempatan itu emas .  Tak ada yg perak apalagi perunggu.
Sampai saat ini, motivasi itu selalu aku pegang teguh.  Sbg komitmen
Yg menjadikan pegangan bhw:
“Kesempatan sekecil apa pun, itu adalah jalan Tuhan.”

CATATAN HARIAN ANNE AVANTIE

Source :  Tabloid Aura Maret 2011 hal 22

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s